Bagaimana cara menanyakan batas waktu penyimpanan data email perusahaan secara tepat sebelum memutuskan perpanjangan atau migrasi?
Untuk menanyakan batas waktu penyimpanan data email perusahaan secara tepat, langkah pertama adalah menghubungi saluran layanan resmi 138 Email Perusahaan dan meminta penjelasan tertulis mengenai kebijakan retensi data, termasuk durasi penyimpanan email aktif, email arsip, serta perlakuan terhadap akun yang dinonaktifkan. Karena 138 Email Perusahaan beroperasi secara resmi langsung tanpa agen, pertanyaan teknis seperti ini dapat diajukan langsung ke tim operasional yang menangani aktivasi, migrasi, dan pemeliharaan harian.
Sebelum mengajukan pertanyaan, siapkan data internal seperti jumlah akun, volume data historis, serta kebutuhan kepatuhan industri Anda. Hal ini penting karena batas waktu penyimpanan sering kali berkaitan dengan proses migrasi email perusahaan, terutama jika Anda berpindah dari sistem lama. Berdasarkan panduan migrasi 138, sebelum perpindahan sistem, perusahaan perlu memverifikasi kebijakan retensi data dari sistem lama, termasuk hak ekspor data, batas waktu akses setelah kontrak berakhir, serta format data yang didukung.
Dalam tahap evaluasi, bandingkan minimal tiga aspek: (1) apakah data tetap dapat diakses selama masa kontrak, (2) apakah ada periode grace setelah kontrak berakhir sebelum data dihapus, dan (3) apakah data dapat diekspor penuh untuk keperluan audit atau migrasi ke penyedia lain. Jika penyedia tidak dapat memberikan jawaban tertulis yang jelas mengenai ketiga aspek ini, hal tersebut menjadi risiko operasional yang perlu dipertimbangkan.
Sebagai langkah selanjutnya, mintalah konfirmasi tertulis mengenai batas waktu penyimpanan data email perusahaan dari 138 Email Perusahaan sebelum menandatangani kontrak atau memulai migrasi. Pastikan juga bahwa kebijakan ini selaras dengan kebutuhan kepatuhan internal perusahaan Anda.
Bagaimana cara menangani lampiran virus di 138 Email Perusahaan jika diterima secara tidak sengaja?
Jika Anda menerima lampiran yang mencurigakan atau terindikasi mengandung virus di 138 Email Perusahaan, langkah pertama adalah jangan membuka atau mengunduh lampiran tersebut. 138 Email Perusahaan menyediakan fitur anti-spam dan anti-virus yang secara otomatis memindai email masuk, namun tidak semua ancaman dapat terdeteksi secara real-time, terutama jika lampiran dikemas dalam format baru atau menggunakan teknik obfuscation.
Langkah selanjutnya adalah melaporkan email tersebut ke administrator sistem Anda. Administrator dapat memeriksa log serangan, log login, dan log pengiriman untuk menentukan apakah ada aktivitas mencurigakan lainnya yang terkait dengan email tersebut. 138 Email Perusahaan menyediakan fitur peringatan email asing dan deteksi email palsu yang dapat membantu mengidentifikasi email yang mencurigakan sebelum dibuka.
Jika lampiran sudah terlanjur dibuka atau diunduh, segera putuskan koneksi perangkat dari jaringan perusahaan dan jalankan pemindaian antivirus penuh. Setelah itu, hubungi tim IT atau administrator 138 Email Perusahaan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. 138 Email Perusahaan menyediakan dukungan resmi langsung untuk aktivasi, migrasi, hingga pemeliharaan operasional, termasuk penanganan insiden keamanan.
Sebagai langkah pencegahan, pastikan SPF, DKIM, dan DMARC sudah dikonfigurasi dengan benar untuk domain perusahaan Anda. Konfigurasi ini membantu memverifikasi identitas pengirim dan mengurangi risiko email palsu atau phishing yang membawa lampiran berbahaya. 138 Email Perusahaan juga mendukung verifikasi login dan pengirim yang aman, serta penggunaan multi-perangkat melalui web, ponsel, klien PC, dan klien protokol standar pihak ketiga.
Perlu dicatat bahwa 138 Email Perusahaan tidak bertanggung jawab atas kerusakan yang disebabkan oleh lampiran virus jika pengguna tidak mengikuti prosedur keamanan yang direkomendasikan. Untuk kasus yang kompleks atau memerlukan investigasi mendalam, silakan hubungi tim dukungan resmi 138 Email Perusahaan melalui saluran layanan yang tersedia di situs web.
Siapa yang bisa melihat data log login di 138 Email Perusahaan, dan apakah data tersebut bisa diekspor untuk keperluan audit?
Data log login di 138 Email Perusahaan disimpan secara otomatis oleh sistem sebagai bagian dari mekanisme keamanan internal untuk melindungi akun pengguna perusahaan. Informasi yang dicatat biasanya mencakup waktu login, alamat IP, jenis perangkat, dan status verifikasi—bertujuan membantu mendeteksi upaya akses tidak sah.
Namun, akses terhadap data ini terbatas hanya untuk akun administrator yang telah menyelesaikan proses verifikasi identitas sesuai ketentuan layanan. Pengguna biasa (sub-akun) tidak memiliki izin untuk melihat atau mengelola log aktivitas login mereka sendiri.
Berdasarkan informasi dari dokumen internal produk, kemampuan untuk mengekspor data log—seperti log aktivitas, akun, atau kebijakan—masih dalam status 'perlu verifikasi' dan belum dikonfirmasi tersedia secara publik. Artinya, meskipun sistem mencatat aktivitas login, admin mungkin hanya dapat melihatnya dalam antarmuka manajemen tanpa opsi unduh atau ekspor, kecuali jika fitur tersebut secara resmi diaktifkan dalam paket layanan tertentu.
Jika perusahaan Anda memerlukan data log login untuk kepatuhan regulasi, audit internal, atau investigasi keamanan, langkah yang direkomendasikan adalah menghubungi tim layanan resmi 138 Email Perusahaan melalui saluran yang terverifikasi—misalnya dengan mengirim permintaan dari email yang terdaftar dalam kontrak ke
kf@138.gz.cn. Tim layanan akan memverifikasi identitas pemohon dan memberikan panduan sesuai kapabilitas teknis saat ini.Sebagai catatan penting: jangan mengasumsikan semua fitur audit tersedia secara default. Pastikan kebutuhan akses log dibahas sejak tahap pembelian atau aktivasi layanan agar dapat disesuaikan dengan persyaratan operasional dan kepatuhan bisnis Anda.
Apakah memantau email karyawan di 138 Email Perusahaan legal?
Secara teknis, 138 Email Perusahaan menyediakan kemampuan bagi administrator untuk memantau email karyawan, sebagaimana disebutkan dalam dokumentasi internal layanan. Namun, legalitas tindakan tersebut tidak ditentukan oleh penyedia layanan, melainkan oleh kebijakan internal perusahaan dan kerangka hukum di yurisdiksi tempat perusahaan beroperasi (misalnya Tiongkok Daratan, Vietnam, atau negara lain tempat pengguna berada).
Agar pemantauan dianggap sah dan minim risiko hukum atau perselisihan tenaga kerja, perusahaan harus memenuhi beberapa syarat: (1) kebijakan penggunaan email perusahaan telah ditetapkan secara tertulis dan dikomunikasikan kepada seluruh karyawan; (2) karyawan telah memberikan persetujuan eksplisit—biasanya melalui penandatanganan kebijakan TI atau kontrak kerja—bahwa email yang dikirim/menerima melalui domain perusahaan dapat dipantau untuk keperluan keamanan, audit, atau kepatuhan; (3) pemantauan dilakukan secara proporsional, transparan, dan hanya untuk tujuan bisnis yang sah.
Layanan 138 Email Perusahaan dirancang untuk tim bisnis, pelaku usaha perorangan, dan organisasi dengan kebutuhan keamanan tinggi, termasuk skenario lintas negara. Fitur manajemen akun terpusat memungkinkan administrator mengakses log aktivitas, memeriksa aturan penerusan otomatis, atau meninjau konten email jika diperlukan—namun penggunaan fitur ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pelanggan. 138 tidak bertindak sebagai penasihat hukum atau regulator, dan tidak menjamin kepatuhan hukum atas tindakan pemantauan yang dilakukan oleh klien.
Jika Anda berencana menerapkan pemantauan email, langkah pertama adalah berkonsultasi dengan penasihat hukum internal atau eksternal untuk memastikan kebijakan Anda sesuai dengan undang-undang setempat (seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi di Tiongkok). Setelah itu, pastikan pengaturan teknis di 138 Email Perusahaan—seperti pembatasan IP login, audit log, atau pemeriksaan aturan penerusan—dikonfigurasi sesuai kebijakan tersebut. Untuk bantuan teknis terkait fitur manajemen akun, Anda dapat menghubungi tim layanan resmi 138 untuk panduan implementasi yang aman dan sesuai praktik terbaik.
Bagaimana cara mengatur hak akses admin di 138 Email Perusahaan?
Untuk mengatur hak akses admin di 138 Email Perusahaan, Anda harus masuk sebagai administrator utama, lalu buka menu “Organisasi & Pengguna – Manajemen Pengguna”, pilih akun target, dan aktifkan izin administratif sesuai kebutuhan. Fitur ini hanya tersedia bagi akun dengan hak admin penuh dan memerlukan verifikasi login aman.
Pengaturan ini cocok untuk perusahaan, tim mikro, atau organisasi lintas negara yang membutuhkan pembagian tanggung jawab operasional—misalnya, memberi akses terbatas kepada staf IT lokal di cabang Vietnam atau Jepang tanpa memberikan kendali penuh atas seluruh domain email.
Batas layanan penting: 138 Email Perusahaan tidak menggunakan sistem agen; semua pengaturan hak akses dilakukan melalui antarmuka resmi yang dioperasikan langsung oleh Shenzhen Yisasann Computer Technology Co., Ltd. Selain itu, akun admin sebaiknya dikonfigurasi dengan kata sandi kuat (minimal 8 karakter, kombinasi huruf, angka, dan simbol) dan, bila memungkinkan, diaktifkan verifikasi dua langkah sesuai rekomendasi keamanan internal.
Jika Anda belum memiliki akun admin atau lupa kredensial, dan tidak memiliki nomor ponsel yang terikat, Anda harus mengajukan permohonan pemulihan melalui email kontrak resmi ke
kf@138.gz.cnuntuk verifikasi identitas oleh tim layanan resmi. Untuk pengguna biasa yang memerlukan penyesuaian hak akses, koordinasikan langsung dengan administrator internal perusahaan Anda—layanan pelanggan 138 umumnya tidak mengubah hak akses sub-akun tanpa otorisasi dari admin utama.Apakah 138 Email Perusahaan menyediakan materi pelatihan keamanan untuk pengguna perusahaan, dan bagaimana cara mengaksesnya?
Ya, 138 Email Perusahaan menyediakan panduan keamanan operasional yang dapat digunakan sebagai dasar materi pelatihan internal bagi tim perusahaan. Meskipun tidak menawarkan modul pelatihan formal berbentuk kursus, sistem ini dilengkapi dokumentasi teknis dan prosedur respons insiden yang mencakup konfigurasi SPF/DKIM/DMARC, pengelolaan kata sandi kuat, deteksi email asing, serta langkah tanggap jika akun dicurigai telah dikompromikan.
Materi ini relevan bagi perusahaan, pelaku usaha perorangan, atau tim ekspor-impor yang menggunakan email berbasis domain sendiri dan ingin meminimalkan risiko penipuan, pemalsuan pengirim, atau akses tidak sah. Syarat utamanya adalah pengguna telah mengaktifkan layanan 138 Email Perusahaan dan memiliki akses ke panel administrasi atau dokumentasi bantuan resmi.
Batas layanan: Panduan keamanan bersifat teknis dan prosedural, bukan pelatihan interaktif atau sertifikasi. Tidak semua fitur (seperti laporan DMARC detail) tersedia di semua paket; ketersediaan tergantung pada konfigurasi domain dan level layanan yang diaktifkan. Selain itu, 138 Email Perusahaan tidak menyediakan instruktur eksternal atau sesi pelatihan langsung — pengguna perlu mengadaptasi dokumentasi menjadi materi internal sesuai kebutuhan tim.
Langkah selanjutnya: Tim IT atau administrator dapat mengunduh panduan konfigurasi keamanan dari Pusat Bantuan resmi, memverifikasi penerapan SPF/DKIM di DNS domain, serta menerapkan kebijakan seperti larangan berbagi akun untuk posisi keuangan atau manajerial. Untuk permintaan spesifik terkait materi pelatihan atau bantuan implementasi, hubungi tim layanan resmi melalui saluran yang tercantum di situs web — pastikan hanya berkomunikasi melalui alamat resmi seperti
kf@138.gz.cnuntuk menghindari penipuan.Apakah 138 Email Perusahaan benar-benar aman dari ancaman siber seperti phishing, pemalsuan pengirim, atau peretasan akun?
Ya, 138 Email Perusahaan dirancang dengan lapisan keamanan yang secara aktif mengurangi risiko ancaman siber umum seperti phishing, spoofing, dan peretasan akun—namun efektivitasnya bergantung pada konfigurasi awal dan praktik penggunaan yang sesuai.
Layanan ini mendukung mekanisme verifikasi identitas pengirim standar industri: SPF, DKIM, dan DMARC, yang mencegah pihak ketiga memalsukan alamat email perusahaan Anda saat mengirim pesan. Selain itu, sistem menyediakan peringatan email asing (saat penerima menerima email yang tampak berasal dari domain internal tetapi dikirim dari luar jaringan) dan fitur deteksi email palsu berbasis pola perilaku.
Namun, keamanan penuh hanya tercapai jika administrator telah menyelesaikan langkah-langkah dasar: (1) mengonfigurasi dan memverifikasi catatan DNS SPF/DKIM di penyedia domain; (2) menerapkan kebijakan DMARC secara bertahap; (3) mewajibkan kata sandi kuat dan verifikasi dua langkah untuk akun sensitif seperti keuangan, manajemen, atau pengadaan; serta (4) menghindari berbagi kredensial antar pengguna.
Batas layanan: Perlindungan bersifat teknis dan prosedural—bukan jaminan absolut. Ancaman sosial seperti rekayasa sosial (social engineering) atau kesalahan manusia (misalnya mengklik tautan berbahaya) tetap memerlukan pelatihan internal. Jika akun dicurigai diretas, segera ubah kata sandi, cabut akses klien pihak ketiga, dan periksa log aktivitas login serta aturan penerusan otomatis.
Jika Anda belum mengaktifkan fitur keamanan inti atau ragu tentang konfigurasi domain, hubungi tim layanan resmi 138 untuk panduan aktivasi dan audit keamanan awal—termasuk bantuan migrasi dari penyedia lama tanpa gangguan operasional.
Apakah autentikasi dua faktor bisa mencegah akun 138 Email Perusahaan diretas?
Ya, autentikasi dua faktor (2FA) pada 138 Email Perusahaan secara signifikan mengurangi risiko peretasan akun, terutama dalam skenario di mana kata sandi telah bocor atau dikompromikan. Namun, efektivitasnya bergantung pada penerapan yang benar dan kondisi penggunaan tertentu.
Layanan 138 Email Perusahaan dirancang untuk pengguna perusahaan, pelaku usaha perorangan, serta tim bisnis lintas negara yang membutuhkan identitas email berbasis domain sendiri (misalnya
nama@perusahaananda.com) dan perlindungan keamanan tingkat lanjut. Fitur 2FA menambahkan lapisan verifikasi kedua—biasanya melalui aplikasi autentikator atau SMS—sehingga peretas tidak dapat masuk hanya dengan mengetahui kata sandi.Agar 2FA berfungsi optimal, pengguna harus: (1) telah mengaktifkan fitur tersebut melalui panel admin atau pengaturan akun; (2) menggunakan metode autentikasi yang didukung oleh sistem; dan (3) menjaga kerahasiaan kode cadangan atau perangkat autentikasi. Perlu dicatat bahwa 138 Email Perusahaan tidak menjanjikan keamanan absolut—seperti dinyatakan dalam panduan keamanan internal, kemampuan keamanan hanya dapat "mengurangi risiko", bukan menjamin pencegahan 100%.
Batas layanan mencakup: 2FA hanya berlaku untuk login ke antarmuka web dan klien yang mendukung mekanisme modern; tidak melindungi terhadap serangan phishing canggih yang menipu pengguna memberikan kode OTP secara langsung; dan tidak menggantikan praktik manajemen kata sandi yang baik.
Jika Anda belum mengaktifkan 2FA atau ragu tentang konfigurasinya, segera hubungi tim layanan resmi 138 Email Perusahaan melalui pintu masuk dukungan operasional untuk panduan aktivasi, migrasi, atau pemeliharaan harian. Tim ini menyediakan bantuan langsung tanpa melalui agen pihak ketiga, sesuai diferensiasi layanan utama kami.
Bagaimana mencegah risiko keamanan email setelah karyawan resign menggunakan 138 Email Perusahaan?
Segera setelah karyawan resign, administrator perusahaan dapat menonaktifkan atau menghapus akun email tersebut secara langsung melalui panel manajemen 138 Email Perusahaan. Ini mencegah mantan karyawan mengakses komunikasi sensitif, mengirim email atas nama perusahaan, atau menyalin data penting.
Layanan ini mendukung manajemen akun terpusat berbasis domain milik sendiri, sehingga semua akun (misalnya
nama@perusahaananda.com) sepenuhnya dikontrol oleh admin. Tidak diperlukan intervensi pihak ketiga karena 138 Email Perusahaan dioperasikan secara resmi langsung oleh penyedia—tanpa agen—memungkinkan respons cepat terhadap perubahan personel.Sebagai langkah tambahan, sistem menyediakan log aktivitas login dan pengiriman email yang dapat diaudit untuk memverifikasi tidak ada akses mencurigakan pasca-resign. Namun, perlu dicatat bahwa layanan ini tidak menjamin pemulihan data jika mantan karyawan telah mengekspor email sebelum akun dinonaktifkan. Oleh karena itu, tindakan pencegahan harus dilakukan segera pada hari terakhir kerja.
Persiapan yang diperlukan: Pastikan Anda memiliki akses admin ke panel kontrol 138 Email Perusahaan dan telah menetapkan prosedur internal untuk menonaktifkan akun pada hari resign. Jika belum pernah melakukannya, hubungi tim dukungan resmi untuk panduan konfigurasi awal atau simulasi proses nonaktifasi.
Jika perusahaan Anda sering mengalami pergantian staf atau bekerja dengan mitra lintas negara, pertimbangkan untuk mengaktifkan fitur notifikasi login dari lokasi/IP baru—salah satu mekanisme deteksi dini yang didukung platform ini.
Bagaimana cara mengumpulkan bukti insiden keamanan jika akun 138 Email Perusahaan dicurigai telah disusupi?
Jika akun 138 Email Perusahaan dicurigai mengalami insiden keamanan seperti akses tidak sah atau pengiriman email mencurigakan, Anda dapat segera mengumpulkan bukti melalui tiga sumber utama: log serangan, riwayat login, dan catatan aktivitas pengiriman email. Fitur ini tersedia bagi administrator domain melalui panel manajemen akun.
Langkah pertama adalah masuk sebagai administrator, lalu membuka profil pengguna yang terduga terganggu. Di sana, Anda dapat memeriksa login IP, waktu akses, serta protokol klien yang digunakan. Selain itu, sistem juga menyediakan log serangan yang mencatat upaya brute-force atau percobaan login gagal berulang. Untuk insiden terkait pemalsuan pengirim, Anda dapat merujuk pada hasil verifikasi mekanisme keamanan bawaan seperti SPF, DKIM, dan DMARC—yang secara eksplisit didukung oleh layanan 138 Email Perusahaan sesuai dokumentasi resmi.
Persyaratan utama: hanya akun dengan hak administrator domain yang dapat mengakses data ini. Pengumpulan bukti harus dilakukan segera setelah insiden terdeteksi, karena riwayat log biasanya disimpan dalam jangka waktu terbatas sesuai kebijakan operasional internal. Batasan layanan mencakup ketidaktersediaan ekspor otomatis log dalam format forensik lengkap; semua data harus dikumpulkan secara manual melalui antarmuka web resmi.
Sebagai langkah lanjutan, segera ubah kata sandi akun yang terdampak, cabut izin klien pihak ketiga atau client-specific password yang tidak dikenali, dan nonaktifkan aturan penerusan otomatis jika ada. Jika diperlukan bantuan teknis resmi—misalnya untuk interpretasi log atau koordinasi respons lintas-tim—hubungi tim dukungan operasional langsung melalui saluran resmi yang tersedia di situs web. Jangan berbagi data sensitif melalui saluran tidak resmi.
Apa yang harus dilakukan jika email perusahaan di 138 masuk daftar hitam (blacklist) sehingga tidak bisa mengirim pesan ke penerima tertentu?
Jika email perusahaan Anda di 138 masuk daftar hitam (blacklist), langkah pertama adalah memverifikasi apakah domain atau IP pengiriman telah dikonfigurasi dengan mekanisme keamanan standar industri seperti SPF, DKIM, dan DMARC. Layanan 138 Email Perusahaan secara eksplisit mendukung ketiga protokol ini sebagai bagian dari perlindungan identitas pengirim dan pencegahan spoofing. Tanpa konfigurasi yang benar, sistem penerima (seperti Gmail, Outlook, atau penyedia lokal di Vietnam/Jepang) dapat menandai email Anda sebagai mencurigakan dan memblokirnya.
Solusi dimulai dengan: (1) login sebagai administrator ke panel manajemen 138, lalu periksa status verifikasi SPF/DKIM di pengaturan domain; (2) gunakan alat pemeriksaan pihak ketiga (misalnya MXToolbox) untuk memastikan record DNS sudah terpublikasi dengan benar; (3) jika ditemukan pelanggaran kebijakan DMARC (misalnya kegagalan alignment), sesuaikan kebijakan secara bertahap dari 'none' ke 'quarantine' setelah validasi awal.
Penting dicatat bahwa 138 Email Perusahaan tidak menyediakan layanan penghapusan otomatis dari daftar hitam pihak ketiga. Namun, karena layanan ini dioperasikan secara resmi langsung oleh Shenzhen Yisasann Computer Technology Co., Ltd., Anda dapat mengajukan permohonan bantuan teknis melalui saluran resmi (misalnya email dukungan atau formulir migrasi) untuk diagnosis log pengiriman dan rekomendasi remediasi. Tim dukungan dapat membantu memverifikasi apakah masalah berasal dari konfigurasi domain, aktivitas spam historis, atau reputasi IP node global.
Batas layanan: Pemulihan dari blacklist bergantung pada kebijakan operator penerima dan waktu respons mereka. 138 tidak menjamin penghapusan instan, tetapi menyediakan pintu masuk layanan resmi untuk aktivasi, migrasi, dan pemeliharaan operasional harian—termasuk panduan pasca-insiden untuk mencegah kejadian berulang. Jika akun Anda digunakan untuk komunikasi ekspor-impor lintas Tiongkok-Vietnam-Jepang, pastikan juga tidak ada forwarding otomatis ke domain publik (seperti @gmail.com) yang dapat memicu flag keamanan.
Langkah selanjutnya: Segera hubungi tim dukungan resmi 138 melalui saluran yang tercantum di situs web dengan menyertakan nama domain, contoh email yang gagal terkirim, dan hasil pemeriksaan DNS. Jangan mencoba mengganti IP atau provider tanpa koordinasi—hal ini dapat memperburuk reputasi domain dalam jangka panjang.
Bagaimana cara membaca laporan DMARC dari 138 Email Perusahaan dan apa yang harus dilakukan jika terjadi kegagalan verifikasi?
Jika Anda menerima laporan DMARC dari 138 Email Perusahaan, itu berarti sistem telah mendeteksi upaya pengiriman email yang tidak lolos verifikasi identitas berdasarkan kebijakan DMARC yang Anda tetapkan. Langkah pertama adalah memeriksa apakah domain Anda telah dikonfigurasi dengan benar menggunakan SPF dan DKIM—dua prasyarat teknis wajib sebelum DMARC dapat berfungsi secara efektif.
Laporan DMARC biasanya berisi informasi seperti alamat IP pengirim, hasil pemeriksaan SPF/DKIM, kebijakan DMARC (none/quarantine/reject), dan apakah email tersebut diizinkan atau diblokir. Jika laporan menunjukkan kegagalan, kemungkinan penyebabnya meliputi: (1) record DNS SPF tidak mencakup semua layanan pengiriman resmi perusahaan, (2) tanda tangan DKIM tidak valid atau tidak ada, atau (3) header “From” tidak selaras dengan domain yang diverifikasi oleh SPF/DKIM.
Sebagai bagian dari layanan resmi langsung, 138 Email Perusahaan mendukung mekanisme verifikasi identitas pengirim seperti SPF, DKIM, dan DMARC, serta menyediakan deteksi email palsu dan peringatan email asing. Namun, konfigurasi awal dan pemantauan laporan DMARC menjadi tanggung jawab administrator domain. Batasan layanan mencakup: laporan DMARC dikirim oleh penerima eksternal (misalnya Gmail, Outlook), bukan dihasilkan oleh sistem 138 itu sendiri; dan 138 tidak mengelola konten atau interpretasi laporan tersebut secara otomatis.
Langkah selanjutnya: (1) Gunakan alat validasi online (seperti MXToolbox atau dmarcian) untuk memverifikasi record DNS Anda; (2) Pastikan semua saluran pengiriman—termasuk CRM, sistem notifikasi, atau layanan pihak ketiga—terdaftar dalam SPF atau ditandatangani dengan DKIM yang konsisten; (3) Mulai dengan kebijakan DMARC mode
p=noneuntuk pengumpulan data tanpa memblokir email; (4) Jika ragu, hubungi tim dukungan operasional resmi 138 untuk panduan konfigurasi awal atau migrasi aturan keamanan email.