Cara Membuat Akun di 138 Email Perusahaan: Panduan untuk Admin IT dan Tim Operasional
Siapa yang Harus Membuat Akun Email Perusahaan?
Di 138 Email Perusahaan, pembuatan akun bukan proses mandiri pengguna akhir, melainkan tugas admin organisasi atau tim IT internal. Layanan ini dirancang untuk perusahaan, pelaku usaha perorangan, tim ekspor-impor, serta organisasi lintas negara yang membutuhkan identitas email berbasis domain sendiri (misalnya `nama@perusahaananda.com`).
Sebelum membuat akun, pastikan:
- Domain sudah dimiliki dan dikelola oleh perusahaan.
- Akun administrator utama telah diaktifkan setelah pembelian layanan.
- Anda memiliki akses ke konsol admin
- melalui portal resmi 138 Email Perusahaan.
---
Langkah Teknis Membuat Akun Baru
Proses pembuatan akun dilakukan sepenuhnya dari sisi admin melalui antarmuka manajemen organisasi. Berdasarkan dokumentasi resmi yang tersedia:
- Masuk ke konsol admin: Gunakan akun administrator utama untuk login ke portal web 138 Email Perusahaan.
- Buka menu pengguna: Navigasi ke Organisasi & Pengguna → Manajemen Pengguna.
- Klik “Buat Pengguna Baru”: Isi nama pengguna (bagian sebelum `@`), pilih departemen (jika ada), dan atur kata sandi awal.
- Aktifkan kebijakan keamanan: Opsional, tetapi disarankan untuk mewajibkan pengguna mengganti kata sandi saat login pertama kali.
- Simpan dan beri tahu pengguna: Sistem akan membuat alamat email lengkap berbasis domain perusahaan Anda.
Catatan penting: Tidak ada opsi bagi pengguna biasa untuk mendaftar akun sendiri. Semua akun harus dibuat oleh admin terotorisasi.
---

Batasan dan Persyaratan Operasional
Beberapa fakta teknis dan kebijakan layanan yang perlu diketahui:
- Domain wajib tersedia: Tanpa domain yang sah dan terverifikasi, Anda tidak dapat membuat akun email berbasis domain sendiri (sumber: , Q2).
- Minimal 1 akun: Layanan mendukung pembelian mulai dari 1 akun, cocok untuk UMKM atau pelaku usaha perorangan (sumber: , Q6).
- Hanya admin yang bisa buat/ubah/hapus akun: Pengguna biasa tidak memiliki hak ini. Jika lupa kata sandi, mereka harus menghubungi admin internal—bukan layanan pelanggan langsung (sumber: , Q22).
- Pemulihan akun terbatas waktu: Akun yang dihapus secara tidak sengaja dapat dipulihkan oleh admin dalam maksimal 7 hari
- sejak penghapusan (sumber: , Q24).
---
Pemeliharaan dan Penanganan Masalah Umum Pasca-Pembuatan
Setelah akun dibuat, beberapa skenario purna jual sering muncul:
1. Pengguna tidak bisa login
- Pastikan kata sandi awal sudah dibagikan dengan benar.
- Verifikasi apakah admin mewajibkan penggantian kata sandi pertama kali.
- Jika akun dibekukan karena aktivitas mencurigakan, admin bisa memeriksa log login dan reset status.
2. Email tidak terkirim/terima
- Periksa konfigurasi SPF, DKIM, dan DMARC di DNS domain—138 Email Perusahaan mendukung mekanisme verifikasi ini untuk meningkatkan deliverability global.
- Gunakan fitur peringatan email asing
- untuk deteksi spoofing.
3. Sinkronisasi multi-perangkat gagal
- Pastikan klien email (Outlook, Thunderbird, dll.) dikonfigurasi dengan protokol IMAP/SMTP yang benar.
- 138 Email Perusahaan kompatibel dengan klien pihak ketiga standar, selain akses via web dan aplikasi seluler resmi.
---
Dukungan Resmi Langsung: Bukan Melalui Agen
Salah satu diferensiasi utama 138 Email Perusahaan adalah operasi resmi langsung tanpa agen. Artinya, untuk masalah teknis seperti migrasi, konfigurasi massal, atau pemulihan data, Anda dapat menghubungi tim dukungan resmi melalui saluran yang ditentukan—bukan melalui pihak ketiga.
Jika mengalami hambatan yang tidak terpecahkan melalui panduan mandiri:
- Hubungi admin internal terlebih dahulu.
- Jika masalah bersifat sistemik (misalnya gangguan pengiriman global), gunakan pintu masuk layanan resmi yang tersedia di situs web.
Ingat: Layanan pelanggan tidak menangani permintaan reset kata sandi untuk akun pengguna biasa—ini sepenuhnya tanggung jawab admin perusahaan.
Kesimpulan: Fokus pada Manajemen Terpusat dan Keamanan
Membuat akun di 138 Email Perusahaan adalah langkah awal dalam membangun sistem komunikasi bisnis yang aman, terpadu, dan berbasis identitas domain resmi. Proses ini dirancang untuk kontrol terpusat, kepatuhan keamanan, dan dukungan operasional langsung—bukan layanan self-service konsumen.
Pastikan tim Anda memahami peran admin, batas waktu pemulihan, dan ketergantungan pada kepemilikan domain. Dengan demikian, risiko gangguan operasional pasca-aktivasi dapat diminimalkan.


