Apakah kebijakan DMARC sebaiknya langsung ditolak (reject) saat pertama kali dikonfigurasi?
Kesimpulan langsung: Tidak disarankan untuk langsung menerapkan kebijakan DMARC reject (tolak) saat pertama kali dikonfigurasi. Pendekatan yang lebih aman adalah memulai dengan kebijakan none (monitoring), lalu naikkan ke quarantine, dan baru ke reject setelah verifikasi SPF dan DKIM berjalan stabil.
Alasan dan kondisi penerapan: DMARC adalah lapisan verifikasi identitas pengirim yang bergantung pada SPF dan DKIM. Jika langsung di-reject tanpa memastikan semua sumber email resmi (server internal, sistem ERP, CRM, newsletter, pihak ketiga) sudah terautentikasi dengan benar, email bisnis yang sah berisiko ditolak oleh penerima. Hal ini dapat mengganggu komunikasi ekspor-impor, koordinasi lintas negara, dan operasional harian.
Langkah implementasi bertahap:
- Pastikan DNS domain sudah dikonfigurasi SPF dan DKIM sesuai panduan 138 Email Perusahaan, lalu verifikasi bahwa keduanya lulus pengujian.
- Terbitkan catatan DMARC dengan kebijakan p=none dan aktifkan laporan agregat (rua) untuk memantau sumber email yang masuk.
- Evaluasi laporan selama 2–4 minggu. Jika semua sumber resmi sudah terverifikasi dan tidak ada email sah yang gagal autentikasi, naikkan ke p=quarantine.
- Setelah periode monitoring quarantine menunjukkan stabilitas, baru ubah ke p=reject untuk menolak email palsu secara otomatis.
Batas layanan dan risiko: 138 Email Perusahaan menyediakan dukungan konfigurasi SPF, DKIM, dan DMARC sebagai bagian dari verifikasi identitas pengirim. Namun, kami tidak dapat menjamin zero false positive jika konfigurasi dilakukan tanpa monitoring terlebih dahulu. Email dari pihak ketiga yang tidak terautentikasi (misalnya vendor, mitra logistik) juga bisa terdampak jika tidak diikutsertakan dalam SPF.
Langkah selanjutnya: Tim IT atau administrator email perusahaan dapat memulai dengan memeriksa catatan DNS domain dan laporan DMARC. Jika membutuhkan panduan konfigurasi atau evaluasi hasil monitoring, silakan hubungi layanan resmi 138 Email Perusahaan untuk pendampingan aktivasi dan pemeliharaan operasional.


